Yuk, Kenalan Dengan Tiga Maskot Asian Games 2018

Nadia Fauzia

, Events, sports

Sebentar lagi perhelatan pesta olahraga sebenua Asia segera dimulai. Perhelatan Asian Games 2018 menjadikan media semakin sibuk memberitakan tentang ajang pesta olahraga se-Asia yang diadakan empat tahun sekali ini. Publik pun semakin berfokus pada cabang-cabang olahraga yang dilombakan. Sebelum ikut merayakan hype Asian Games 2018, kenalan dulu dengan tiga maskot yang akan turut memeriahkan event ini. Ketiga maskot tersebut masing-masing mewakili fauna khas Indonesia dengan sejuta filosofi di balik penampilan imut mereka. Berikut ini GoToMalls persembahkan ulasan tentang tiga maskot Asian Games 2018.

Baca juga: Jadwal Lengkap Pertandingan Sepak Bola Asian Games 2018

Latar Belakang Pemilihan Maskot

Image credit: kitogalo.com

Asia merupakan benua terbesar yang menutupi sepertiga seluruh daratan bumi. Keunikan dari Benua Asia terletak pada keberagaman budaya, warisan sejarah, dan bahasanya. Ketika kesemuanya disatukan, hasilnya menjadi harmoni keselarasan seluruh Asia yang tak bisa diremehkan.

Hal yang sama juga berlaku untuk Indonesia. Negeri ini merupakan rumah bagi ratusan etnis yang tersebar di seluruh Nusantara. Masing-masing memiliki bahasanya sendiri dengan berbagai keunikan dan kompleksitas yang berbeda. Begitu juga dengan ratusan tradisi yang hingga kini masih dipertahankan oleh penduduknya. Para founding fathers Republik Indonesia menyadari hal ini ketika merumuskan semboyan nasional yang berbunyi Bhinneka Tunggal Ika. Di balik semboyan berbahasa Sansekerta itu tersembunyi filosofi yang begitu dalam, menjadi manifestasi kesadaran akan keberagaman yang ada di Tanah Air.

Alasan itu pula yang menjadi latar belakang terpilihnya tiga maskot untuk Asian Games 2018 kali ini. Tiga hewan dipilih untuk merepresentasikan setiap aspek dalam kompetisi olahraga yaitu strategi, kecepatan, dan kekuatan.

Bhin Bhin

Maskot pertama Asian Games 2018 diberi nama Bhin Bhin. Bhin Bhin terinspirasi dari burung cendrawasih (Paradisaea apoda) yang melambangkan strategi. Digambarkan sebagai burung kecil berwarna kuning yang sangat imut, Bhin Bhin mewakili Indonesia bagian Timur. Cendrawasih sendiri merupakan fauna khas Indonesia Timur. Selain itu, kostum rompi yang dipakai Bhin Bhin memiliki motif ala Timur pula, tepatnya berupa batik Asmat dari Papua. Dengan keceriaan yang meliputi burung kecil ini, diharapkan para atlet Asian Games 2018 memaksimalkan strategi dan harapan untuk meraih hasil terbaik. Selain itu, tentunya Bhin Bhin juga menjunjung semangat sportivitas yang diharapkan juga ditiru oleh para atlet.

Atung

Selanjutnya adalah rusa Bawean bernama Atung. Ia termasuk spesies Hyelaphus kuhlii yang merupakan hewan nokturnal yang hidup di pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Rusa Bawean terkenal akan kecepatannya dalam berlari. Tak heran jika di Asian Games 2018, Atung ditunjuk sebagai maskot yang melambangkan kecepatan.

Atung dideskripsikan sebagai seekor rusa berwarna cokelat muda yang memakai sarung bermotif batik. Batik yang ia pakai bukan batik sembarangan, melainkan merupakan batik tumpal dari Jakarta. Dengan begitu, Atung menjadi maskot Asian Games 2018 yang merepresentasikan daerah tengah Indonesia. Diharapkan para atlet terinspirasi oleh rusa Bawean imut ini dan mengeluarkan usaha semaksimal mungkin dalam perlombaan adu cepat.

Baca juga: 6 Game e-Sport Dilombakan di Ajang Asian Games 2018

Kaka

Maskot Asian Games 2018 terakhir adalah Kaka. Ia merupakan badak bercula satu dengan nama spesies Rhinoceros sondaicus. Badak bercula satu merupakan salah satu dari lima jenis badak yang masih tersisa di muka bumi. Saat ini anggota famili Rhinocerotidae ini hidup terlindungi di Balai Taman Nasional Ujung Kulon, ujung paling barat pulau Jawa. Jumlahnya kini sudah sangat sedikit di alam bebas, sementara di kebun binatang, fauna khas Indonesia ini tidak ditemukan. Di Ujung Kulon saja hanya terdapat populasi berisi 40-50 ekor badak bercula satu. Untungnya, spesies ini tidak hanya hidup di Jawa melainkan juga tersebar di seluruh Nusantara, sepanjang Asia Tenggara, di India, serta Tiongkok.

Badak bercula satu yang disebut juga dengan badak Jawa termasuk dalam genus yang sama dengan badak India. Dengan kulit bermosaik menyerupai baju baja, badak ini menjadi salah satu hewan terkuat dan paling tangguh. Pantas bila Kaka sang badak dipilih untuk menjadi simbol kekuatan. Selain itu, ia juga merepresentasikan budaya khas daerah barat Indonesia dengan syalnya yang bermotif bunga khas Palembang.

***

Itu dia tiga maskot Asian Games 2018! Mulai dari Bhin Bhin, Atung, hingga Kaka, mana yang paling kamu suka? Dapatkan bonekanya sekarang juga di mall-mall yang berada di Palembang, juga mall di seantero Jakarta! Di mall-mall tertentu di Jakarta, kamu juga bisa membeli tiket nonton pertandingan Asian Games 2018. Sambil berburu maskot, sekalian saja belanja asyik! Jangan khawatir kantongmu jebol, saat ini di Jakarta sedang ada Festival Jakarta Great Sale 2018! Dengan event ini, kamu bisa belanja sepuasnya tanpa khawatir karena ada diskon besar-besaran hingga 70%!

Sedang tidak berada di Jakarta? Tenang, GoToMalls tetap punya kejutan buatmu. Cek GoToMalls.com sebelum shopping, di dalamnya terdapat informasi lengkap seputar promo diskon dan kupon yang sedang berlaku di mall-mall sekitarmu, di mana pun kamu berada!

Baca juga: Festival Jakarta Great Sale 2018 Siap Digelar, Catat Tanggalnya!

Leave a Reply