Kenali 7 Kombinasi Kandungan Skin Care yang Tidak Boleh Dipakai Bersamaan

Apakah kamu suka mengaplikasikan skin care berlapis? Jangan kira menggunakan skin care berlapis bisa langsung memaksimalkan hasil perawatan wajahmu ya. Jika salah memilih produk untuk skin care layering ini, wajah justru bisa bermasalah. Setiap skin care memiliki kandungan yang berbeda-beda, entah itu AHA/BHA. Kandungan-kandungan inilah yang harus kamu kenali agar tidak salah memilih produk untuk skin care layering. Apa saja kombinasi kandungan skin care yang tidak boleh dipakai bersamaan ya? Berikut daftarnya:

Baca juga: 3 Produk Skin Care Murah Sesuai Kebutuhan Kulit Kamu

AHA dan Vitamin C

Image credit: baitulherbal.com

Alpha Hydroxy Acids atau yang lebih dikenal dengan nama AHA berfungsi untuk mengekfoliasi kulit. Kandungan skin care ini ternyata mampu mengubah pH pada vitamin C hingga menghilangkan fungsi antioksidan di dalamnya. Untuk itu, produk yang mengandung AHA sangat bertentangan dengan produk yang mengandung vitamin C. Untuk menyiasatinya, gunakan serum dengan antioksidan tinggi berbahan green tea.

BHA dan Benzoyl Peroxide

Image credit: amazon.com

Beta Hydroxy Acid atau yang dikenal dengan nama BHA juga berfungsi untuk mengeksfoliasi kulit. Produk berbahan BHA ini tentu tidak boleh dikombinasikan dengan produk yang memiliki fungsi serupa seperti Benzoyl Peroxide. Jika keduanya dicampur, kulit bisa-bisa mengelupas parah dan iritasi. Selain itu, skin care layering yang salah ini juga mudah memicu jerawat aktif. Bisa breakout nih!

Baca juga: 6 Rekomendasi Terbaik Skin Care Unik Berbentuk Stik

Retinol dan Salicylic Acid

Image credit: cleopatrachoices.com

Retinol adalah derivatif dari vitamin A yang efektif bekerja untuk merangsang pergantian sel-sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Anti-oksidan ini mampu menangkal radikal bebas. Salicylic Acid adalah kandungan yang mampu meregenerasi kulit dan mengatasi jerawat. Kedua bahan ini merupakan bahan aktif yang jika digunakan secara bersamaan justru akan menimbulkan masalah kulit. Jika dua kandungan skin care ini dicampur, eksfoliasi bisa jadi berlebihan sehingga kulit rentan radang dan iritasi.

Retinol dan AHA/BHA

Image credit: dermstore.com

Retinol, AHA, dan BHA merupakan kandungan ampuh yang mampu menangani masalah kulit seperti jerawat, kusam, noda hitam, dan penuaan dini. Meski ampuh, kamu tetap tidak boleh menggunakan skin care layering produk dengan ketiga kandungan tersebut. Bisa-bisa kulit iritasi karena over-exfoliated atau terkelupas secara berlebihan. Jika ingin menggunakan produk berbahan ketiganya, kamu bisa mengatur waktu penggunaannya. Produk dengan AHA/BHA pada siang hari dan produk dengan Retinol pada malam hari.

Retinol dan Benzoyl Peroxide

Image credit: labmuffin.com

Retinol dan Benzoyl Peroxide mampu membuat kulit menjadi kering. Keduanya memang ampuh mengatasi jerawat membandel, tetapi risiko kulit sangat kering bisa saja kamu alami menggunakannya secara bersamaan. Jika kulit yang sangat kering terlihat tidak sehat dan rentan kerutan. Efeknya, wajahmu terlihat lebih tua dari umur sebenarnya.

Retin-A dan Scrub Exfoliants

Image credit: blog.reneerouelau.com

Retin-A adalah kandungan skin care yang mampu meregenerasi sel kulit secara cepat. Kandungan ini biasanya ditemukan di produk-produk anti-aging yang berfungsi mengatasi garis halus, kerutan, dan noda hitam pada wajah. Meski terkesan sangat bermanfaat untuk kulit, kamu tetap tak boleh terlalu sering menggunakan skin care dengan kandungan Retin-A. Pasalnya, Retin-A justru akan membuat wajah kering dan kulit terkelupas.

Produk-produk yang mengandung Retin-A tidak boleh digunakan bersamaan dengan facial scrub. Pembersih wajah dengan scrub justru akan membuat proses eksfoliasi kulit menjadi berlebihan. Pengelupasan kulit yang berlebihan bisa berisiko iritasi dan merah-merah. Jika ingin menggunakan pembersih wajah, pilih facial foam dengan tekstur halus tanpa scrub.

Citric Acid dengan Bahan Aktif Lainnya

Image credit: popsugar.com

Pernah dengar kandungan skin care bernama Citric Acid? Citric Acid merupakan bahan aktif dengan pelembap tinggi yang berfungsi menghidrasi kulit kering. Produk khusus kulit kering biasanya mengandung bahan ini. Jika kamu menggunakan salah satu produk yang mengandung Citric Acid, jangan sekali-kali mencampurnya dengan produk skin care berbahan aktif lainnya ya. Bisa-bisa kulitmu irirasi parah.

Baca juga: Bikin Kulit Glowing Layaknya Beauty Blogger Dengan Evening Skin Care Product

Itulah 7 kandungan skin care yang tidak boleh digunakan secara bersamaan. Kamu harus lebih jeli lagi jika ingin skin care layering ya! Cek apakah produk-produk tersebut mengandung AHA/BHA, Retinol, Citric Acid, atau yang lainnya. Gunakan skin care terbaik yang bisa dibeli di toko kosmetik rekomendasi GoToMalls. Cek lokasi gerainya melalui link ini. GoToMalls memberikan informasi terlengkap seputar merchant terpercaya di Indonesia sekaligus promosi terbaiknya.

Leave a Reply