Kenali 8 Pemeran Film Wanita Indonesia Bertalenta

Dunia perfilman Indonesia banyak menghasilkan pemeran film wanita bertalenta. Setelah pemeran wanita bertalenta angkatan film lawas seperti Christine Hakim dan Widyawati, masih ada nama-nama pemeran film wanita lain yang kemunculannya di layar lebar selalu dinantikan penonton. Siapa sajakah mereka? Kenali 8 pemeran film wanita idola yang berbakat berikut ini:

Baca juga: Kenali 7 Sutradara Wanita Terbaik Indonesia yang Mendunia

Dian Sastrowardoyo

Image credit: IG @therealdisastr

Dian Sastrowardoyo adalah juara pertama di ajang GADIS Sampul tahun 1996. Ia memulai debut pertamanya di dunia perfilman Indonesia dalam film indie berjudul Bintang Jatuh (2000) garapan Rudi Sujarwo. Film komersil pertamanya adalah Pasir Berbisik (2001) garapan Nan. T Achnas. Lewat film ini, ia dianugerahi penghargaan pemeran wanita terbaik FFI Singapura (2002) dan FF Asia (2002). Wanita kelahiran tahun 1982 ini memang tak banyak bermain film. Ia cukup selektif memilih peran dan film untuk dibintanginya. Hampir di setiap film komersilnya, ia mendapat peran utama.

Dian Sastrowardoyo sering disebut sebagai ikon kebangkitan film nasional setelah ia sukses memerankan Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? (2002). Karakter anak SMA yang energik dan cerdas tersebut mampu membuat publik mengagumi sosoknya dan mengenalnya sebagai pemeran film wanita bertalenta. Dian sempat vakum selama 6 tahun dari dunia hiburan tanah air setelah menikah. Ia baru kembali bermain film setelah merampungkan studi S2-nya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ada tiga film yang dibintangi Dian setelah vakum yaitu 7/24 (2014), Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016), dan Kartini (2017).

Marsha Timothy

Image credit: IG @marshatimothy

Marsha Timothy dikenal publik lewat debut film pertamanya Ekspedisi Madewa (2006). Selain bermain di layar lebar, ia juga sering terlihat di layar kaca dalam serial tv maupun bintang iklan. Selama berkarir di dunia perfilman tanah air, ia pernah membintangi 18 film. Marsha berhasil meraih perhatian dalam film terakhirnya, yaitu Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak (2017) garapan Mouly Surya. Film yang berlatar belakang keindahan Sumba ini masuk dalam Cannes Film Festival 2017 dan beberapa film festival internasional lainnya. Kini, Marsha sedang sibuk syuting untuk dua film terbarunya yaitu Kulari ke Pantai dan Wiro Sableng The Movie.

Adinia Wirasti

Image credit: IG @adiniawrst

Selain karakter Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta? (2002), karakter lain yang menarik adalah Karmen yang diperankan oleh Adinia Wirasti. Film AADC? (2002) memang merupakan film pertama wanita kelahiran tahaun 1987 ini. Ia sempat mendapat Piala Citra sebagai Pemeran Pendukung Wanita Terbaik FFI 2005 untuk perannya sebagai Rudy dalam film Tentang Dia (2004). Ia juga meraih Piala Citra FFI 2013 kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik dalam film Laura & Marsha (2013). Dua film yang dibintanginya tahun lalu adalah Kartini dan Critical Eleven. Dalam film Kartini (2017), ia kembali bermain film bersama Dian Sastrowardoyo. Dalam film Critical Eleven (2017), ia beradu akting dengan aktor bertalenta Reza Rahadian.

Tara Basro

Image credit: IG @tarabastro

Tara Basro memiliki nama lengkap Andi Mutiara Pertiwi Basro. Wanita kelahiran tahaun 1990 ini merupakan alumni GADIS Sampul 2005 dan memulai debut perfilman Indonesia dalam film Catatan (Harian) Si Boy (2011). Nama Tara semakin menggema setelah ia mendapat penghargaan Aktris Wanita Utama Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2015 dan Pemeran Utama Wanita Terfavorit dalam Umar Ismail Awards 2016 untuk perannya sebagai Sari dalam film A Copy of My Mind (2015) garapan Joko Anwar. Setelah itu, Tara juga menampilkan akting terbaiknya lewat film 3 Srikandi (2016), Ini Kisah Tiga Dara (2016), dan Pengabdi Setan (2017).

Baca juga: 8 Film Tentang Perjuangan Wanita Hebat Indonesia

Chelsea Islan

Image credit: IG @chelseaislan

Chelsea Islan adalah salah satu pemeran film wanita bertalenta di Indonesia. Ia mendapat peran pertamanya sebagai Annalise dalam Refrain (2013). Meski begitu, ia justru makin dikenal setelah berperan sebagai Bintang Howard dalam serial film Tetangga Masa Gitu? yang tayang sejak tahun 2014. Karirnya melejit dan kualitas aktingnya makin terasah setelah membintangi banyak karakter dalam film-film komersil yang dibintanginya. Namanya sendiri sering masuk dalam daftar nominasi pemeran wanita terbaik di berbagai festival film. Setelah dianugrahi Actress of The Year tahun 2015 dan 2016, ia mendapat penghargaan Pemeran Utama Wanita Terpuji di FF Bandung untuk film Rudy Habibie (2016) dan memenangkan Piala Maya 2016 untuk film 3 Srikandi (2016).

Selain bermain film layar lebar dan serial tv, Chelsea Islan juga sempat bermain teater. Tahun 2017, ia membawakan peran Annelies dalam teater Bunga Penutup Abad yang diadaptasi dari cerita Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer. Tahun 2018 ini, Chelsea Islan sedang syuting untuk film berjudul Sebelum Iblis Menjemput. Ini merupakan debut film horor Chelsea lho! Seperti apa ya film ini nantinya?

Tatjana Saphira

Image credit: IG @tatjanasaphira

Tatjana Saphira mengawali karirnya sebagai model video klip Pendamping Hatimu karya Bagus Band. Pada tahun 2013, ia tampil dalam dua film layar lebar yaitu Crazy Love dan Get M4rried. Karirnya di dunia perfilman Indonesia semakin menanjak sejak memerankan Lintang dalam film Negeri van Oranje (2015). Film lain yang mengangkat namanya adalah film I Am Hope (2016) dan Sweet 20 (2017). Melalui ketiga film tersebut, ia masuk sebagai nominasi untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik di berbagai film festival Indonesia.

Putri Marino

Image credit: IG @putrimarino

Putri Marino awalnya dikenal sebagai salah satu presenter My Trip My Adventure di Trans TV. Wanita kelahiran 1993 ini baru memulai debut film pertamanya dalam film Posesif (2017). Dalam film tersebut, ia mendapat peran utama dan disandingkan dengan Adipati Dolken. Lewat film ini, ia langsung mendapat Piala Citra untuk kategori Aktris Terbaik. Putri adalah aktris kedua dalam sejarah perfilman Indonesia, setelah Christine Hakim tahun 1975, yang memenangkan penghargaan tersebut lewat film perdananya. Untuk film yang sama, ia juga mendapat penghargaan sebagai aktris Pendatang Baru Terpilih dalam Piala Maya 2017 dan Aktris Pemeran Utama Terbaik dalam i-Cinema Awards 2017. Pada bulan April 2018 ini, film terbaru berjudul Jelita Sejuba yang dibintanginya baru saja rilis lho. Segera nonton di bioskop kesayanganmu seperti Cinema 21, Cinemaxx, dan Cinema XXI ya!

Vanesha Prescilla

Image credit: IG @vaneshaass

Vanessa Prescilla merupakan pemeran wanita Indonesia bertalenta yang sedang naik daun. Meski masih muda, wanita kelahiran 1999 ini telah sukses menarik perhatian para penikmat film. Debut pertamanya di dunia perfilman Indonesia dimulai tahun 2017. Ia mendapat peran utama sebagai Milea dalam film Dilan 1990 yang diangkat dari novel laris berdasarkan kisah nyata karya Pidi Baiq. Tahun 2018 ini, ia juga mendapat peran utama sebagai Ayu dalam film Teman Tapi Menikah yang mengangkat kisah cinta pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion.

Baca juga: Cinta Karya Anak Bangsa, Inilah 7 Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak

Itulah 8 pemeran film wanita Indonesia paling bertalenta dan berbakat. Kamu mengidolakan yang mana nih? Tonton kepiawaian mereka berakting melalui film-film yang dibintanginya. Kamu bisa mengecek DVD original dari film-film terbaik Indonesia yang dibintangi para pemeran film wanita ini di toko DVD rekomendasi GoToMalls seperti Sonic DVD dan M2 Corner. Jangan lupa cek promosi yang sedang berlangsung agar belanjamu lebih hemat! GoToMalls.com memberikan informasi paling lengkap seputar merchant terpercaya dan diskon terbaru yang kamu butuhkan!

Leave a Reply