12 Festival Internasional 2018 di Negara-Negara Bebas Visa untuk Pemegang Paspor Indonesia

Setiap negara pasti punya festival untuk menyambut atau merayakan momen tertentu. Sebagai seorang traveler, mengunjungi festival internasional bisa juga dijadikan salah satu bucket list kamu tahun ini. Apalagi, ada banyak festival internasional 2018 yang digelar di negara-negara bebas visa. Mau tahu detailnya? Simak ulasan berikut:

Ati-Atihan Festival di Filipina, 12-21 Januari 2018

Image credit: en.wikipedia.org

Filipina punya banyak festival budaya. Beberapa di antara festival budaya tersebut sering jadi incaran para traveler dan fotografer saking meriahnya. Awal tahun ini, Filipina menggelar Ati-Atihan Festival untuk menyambut tahun baru. Festival budayan yang mengisahkan cerita asal suku lokal dan sebuah orde religius Santo Niño atau ‘holy Child’ ini diselenggarakan pada 12-21 Januari 2018. Kamu bisa menikmati parade kostum penuh warna yang mengesankan dan semarak pesta jalanan dalam Ati-Atihan Festival.

Tet Festival (Lunar New Year) di Vietnam, 16-19 Februari 2018

Image credit: findvietnam.com

Tet Nguyên Dán atau disingkat Tet adalah hari libur dan festival paling populer di Vietnam. Tet adalah Tahun Baru Vietnam untuk menandai datangnya musim semi menurut kalender Lunar. Banyak rumah dihias dengan pohon Tet yang merupakan simbol keberuntungan dan kemakmuran. Rumah-rumah di Vietnam Utara biasa dihias dengan hoa dào, bunga peach warna merah muda. Sementara itu, rumah-rumah di Vietnam Selatan dihias dengan ochna warna kuning. Tahun ini, Tet akan jatuh pada tanggal 16 Februari 2018. Banyak juga makanan khas Vietnam yang khusus dibuat dan dijajakan saat Tet Festival, misalnya bánh chung (kue ketan persegi), giò cha (sosis Vietnam) dan mut (manisan buah). Tet Festival akan berlangsung selama empat hari, yaitu 16-19 Februari 2018. Selain itu, ada parade besar yang digelar di jalanan. Kalau kamu mau merasakan suasana lokal yang meriah, kamu bisa berkunjung ke Vietnam saat Tet Festival ini.

Thai Matrial Arts Festival & Wai Khru Muay Thai Ceremony di Ayutthaya, 17 Maret 2018

Image credit: sports.vice.com

Pernah dengar seni bela diri asal Thailand bernama Muay Thai dong? Maret mendatang, ada satu perayaan besar seputar seni bela diri ini di Ayutthaya. Pada 17 Maret 2018, ada Thai Matrial Arts Festival dan Wai Khru Muay Thai Ceremony untuk menghormati pahlawan rakyat Muay Thai yang legendaris, Nai Khanom Tom. Rangkaian acaranya berupa upacara pembukaan dan ritual, demo seni bela diri, dan pameran.

Songkran Festival di Thailand, 13-15 April 2018

Image credit: IG @travelplanetin

Tahun baru kalender Thailand dimulai bulan April! Bulan ini juga merupakan bulan terpanas di sana. Oleh karena itu, Thailand menggelar perayaan Songkran yang dikenal dengan perang air. Kalau ke sana saat perayaan ini berlangsung, kamu dipastikan akan basah! Setiap daerah di Thailand merayakan festival ini. Kamu bisa ke Pattaya atau Koh Phangan untuk mendapat pengalaman terbaik berperang air. Tahun ini, Songkran Festival akan jatuh pada 13-15 April 2018.

Boun Bang Fai Rocket Festival di Laos, Mei 2018

Image credit: IG @sayaphone

Saat bulan keenam kalender Lunar, Laos merayakannya dengan Boun Bang Fai Rocket Festival. Ini merupakan tradisi yang terus dijaga. Roket akan ditembakkan ke udara sebagai simbol permohonan kepada dewa untuk menurunkan hujan. Mayarakat Laos berharap, dengan terus melakukan tradisi ini, sawah dan ladang akan bebas kekeringan dan hama. Sebenarnya, hal yang paling menarik dari acara ini adalah roket bambu penuh warna yang telah dihias sebelum dipakai untuk meluncurkan tembakan. Boun Bang Fai Rocket Festival adalah festival internasional 2018 yang digelar sepanjang bulan. Asal ke Laos pada bulan Mei, kamu pasti bisa menjumpai roket bambu yang unik tersebut.

Gawai Dayak Festival di Sarawak, Malaysia, 31 Mei – 1 Juni 2018

Image credit: Shutterstock

Distrik Sarawak, Malaysia yang terletak di Pulau Kalimantan bagian Utara juga punya suku Dayak asli seperti di Indonesia. Di Sarawak dan beberapa tempat di Kalimantan lainnya, biasa digelar Gawai Dayak Festival. Dalam bahasa lokal, gawai berarti ritual atau festival. Ini adalah festival keagamaan dan sosial untuk merayakan panen yang digelar di rumah-rumah panjang suku Dayak. Saat acara ini berlangsung, keluarga suku Dayak berkumpul di rumah tetua mereka. Tahun ini, acaranya akan berlangsung pada 31 Mei-1 Juni 2018.

Singapore Food Festival di Singapura, Juli 2018

Image credit: scene.sg

Mau menikmati festival makanan terbesar di Asia Tenggara? Siapkan dirimu untuk berkunjung ke Singapore Food Festival pada bulan Juli mendatang ya! Kamu bisa mencicip berbagai hidangan dari seluruh dunia. Tidak ada tiket masuk untuk festival ini. Kamu hanya perlu membeli makanan yang dibeli saja. Ada ragam acara yang biasanya menyemarakkan Singapore Food Festival, seperti ’50 Cents Fest!’ dan ‘One Farrer’s Food Street’. Keduanya adalah salah satu bentuk promosi makanan atau camilan tradisional asal Singapura yang mulai ditinggalkan.

Hungry Ghost Festival di Penang, Malaysia, Agustus 2018

Image credit: visitpenang.gov.my

Hungry Ghost Festival biasa dirayakan di beberapa negara yang memiliki mayoritas penduduk etnis Tionghoa. Festival ini dirayakan besar-besaran di Penang, Malaysia. Menurut kepercayaan, pada bulan ketujuh kalender Lunar, “Gates of Hell” atau pintu gerbang negara dibuka. Roh dan hantu dari dunia bawah bebas berkeliaran untuk mencari makanan. Hungry Gosht Festival ini digelar untuk menenangkan para roh tersebut. Biasanya, akan ada boneka lampion besar yang dibakar saat perayaan ini berlangsung. Selain itu, kamu bisa menikmati opera panggung dan pertunjukan wayang lokal setiap malam selama festival ini berlangsung, mulai 25 Agustus 2018. Biasanya festival ini diadakan selama satu bulan.

Imilchil Marriage Festival, September 2018

Image credit: IG @re_meh13

Maroko juga masuk dalam daftar negara bebas visa untuk pemegang paspor Indonesia lho! Negara ini punya banyak festival menarik, salah satunya Imilchil Marriage Festival. Tiap bulan September, anggota komunitas Berber di Pegunungan Atlas berkumpul di desa Imilchil untuk merayakan sejarah mereka. Dulu, sepasang kekasih menyebrangi gurun dan bertemu di tempat itu setelah orang tua mereka melarang hubungan keduanya. Imilchil Marriage Festival menandai berakhirnya kisah hubungan terlarang untuk orang Maroko. Banyak pasangan muda lokal yang berkenalan dan bertunangan pada festival yang penuh dengan nyanyian, tarian, dan hiburan ini.

Diwali Festival di Fiji, Oktober 2018

Image credit: fijivillage.com

Selama bulan Oktober, kamu yang berkunjung ke Fiji juga bisa ikut merasakan kemeriahan Diwali Festival atau Tahun Baru Hindu. Festival ini terkenal dengan sebutan “the festival of lights” atau festival sejuta cahaya. Festival ini merayakan kemenangan atas keadilan, kebaikan, dan ilmu pengetahuan. Kamu bisa menikmati kembang api, lampu-lampu, lampion, dan instalasi yang mengagumkan. Selain itu, banyak hidangan dan minuman spesial selama perayaan ini. Diwali Festival di Fiji dikenal sebagai perayaan yang jauh lebih meriah dari negara aslinya, India. Warga Fiji biasanya sudah mulai merayakan Diwali seminggu sebelum hari besar Diwali.

Hot Air Balloon / Lu Ping Festival di Shan State, Myanmar, November 2018

Image credit: gulftravelsmyanmar.com

Kalau mau menikmati pemandangan balon udara, kamu nggak perlu jauh-jauh ke Turki. Myanmar punya festival balon udara yang bisa jadi alternatif untukmu. Di daerah Shan State, Myanmar, kamu bisa menikmati Lu Ping Festival pada bulan November. Festival balon udara ini dirayakan oleh Pa O, satu dari banyaknya etnis di kawasan tersebut. Saat Lu Ping Festival, kamu bisa menikmati kompetisi peluncuran kembang api dan lomba balon udara dengan berbagai bentuk yang menarik.

The Annual Angkor Photo Festival di Kamboja, Desember 2018

Image credit: IG @angkorphotofest

Siapa sih yang nggak takjub dengan kemegahan Angkor Wat? Situs UNESCO di Kamboja ini selalu punya acara tahunan paling favorit untuk para pengunjungnya pada akhir tahun. The Annual Angkor Photo Festival biasanya digelar selama seminggu pada bulan Desember. Acara ini menampilkan lebih dari 100 fotografer dalam serangkaian pameran indoor atau outdoor dan proyeksi slideshow yang sayang untuk dilewatkan. Festival internasional 2018 yang satu ini merupakan festival fotografi terpanjang di Asia Tenggara. Menariknya, semua acara terbuka untuk umum dan gratis!

***

Butuh tiket pesawat untuk terbang ke destinasi penyelenggara festival internsional 2018? Cek ketersediaannya di Dwidaya Tour atau Panorama Tour. Promosi selengkapnya ada di GoToMalls.com

Baca juga: Jangan Ngaku Pecinta Musik Kalau Belum Tahu 10 Festival Musik Dunia Terbesar Ini!

Leave a Reply